BEKAM PANGGILAN DAN PIJAT REFLEKSI -354-

WA 0857-1903-1640 Fauzan

" MELAYANI ANDA DENGAN SETULUS HATI "

Tuesday, April 25, 2017

Cara Untuk Menentukan Titik Bekam, ...

Penentuan Titik Bekam Berdasarkan Titik Sunah
cara mudah untuk menentukan titik bekam

BEKAM PANGGILAN -  Bekam di rumah I Jasa Bekam Panggilan I Bekam daerah Cibubur Bekam di Jakarta  :
Sebelum anda Mengetahui lebih lanjut tentang bagian titik mana saja yang akan dibekam, sebaiknya anda juga mengetahui tentang prinsip dasar penentuan titik bekam, agar di dalam proses pembekaman berjalan dengan lancar dan hasil yang di dapatkan pun maksimal / sesuai dengan yang di inginkan.

Yang perlu anda perhatikan Ketika akan membekam seorang pasien, anda tidak boleh membekam begitu saja di bagian tubuh pasien tersebut tanpa mengetahui terlebih dulu tentang jenis penyakit / keluhan yang sedang diderita si pasien, karena ada beberapa bagian tubuh yang tidak boleh untuk dibekam.

Dengan adanya qt mengetahui jenis penyakit yang sedang diderita pasien, itu akan lebih memudahkan qt didalam menentukan titik-titik bekam sehingga hasil yang didapat nanti akan lebih maksimal /sesuai dengan yang qt harapkan.

Anda bisa menggunakan prinsip ini sebagai patokan untuk mengetahui titik mana saja yang akan anda bekam. 

Prinsip dasar / cara untuk menentukan titik bekam, terbagi menjadi 3 yaitu :


A. Berdasarkan Titik Sunah

Titik sunah ini merupakan titik bekam yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam berbekam, sehingga titik itu menjadi sunah dan dapat membantu dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.

B. Berdasarkan Titik Akupuntur

Titik Akupuntur merupakan titik bekam yang diambil berdasarkan titik meredian akupuntur yang disesuaikan dengan penyakit yang sedang diobati.

C. Berdasarkan Titik Ac Point

Titik Ac point ini merupakan titik bekam yang mengacu pada daerah sekitar anggota tubuh yang sakit, anda bisa melakukan pembekaman kepada pasien didaerah yang dirasa sakit.

Saturday, April 22, 2017

Hal Penting Yang Harus Anda Ketahui Ketika Akan Berbekam

Terapi bekam,di samping memiliki banyak manfaat, ternyata, ada beberapa hal yang harus  anda hindari sebelum berbekam

BEKAM PANGGILAN -  Bekam di rumah I Jasa Bekam Panggilan I Bekam daerah Cibubur Bekam di Jakarta :

Di samping memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, ternyata terapi bekam ini, juga bisa membahayakan bagi penggunanya jika dalam proses berbekam, tidak melakukannya sesuai dengan standar keselamatan yang sudah di tentukan dalam proses berbekam.

Oleh karena itu, penting bagi kita mengetahui hal-hal apa saja yang harus dihindari dalam proses pembekaman, baik sebelum berbekam maupun setelah berbekam, agar kesehatan tubuh tetap terjaga.


Berikut ini, ada beberapa hal yang harus anda ketahui 'Sebelum maupun Setelahnya berbekam'  :

                                                                                    
1. Bahaya bekam akan terjadi ketika seseorang dalam keadaan kondisi tubuh yang lemah. Tekanan darah Pasien yang akan dibekam minimal 80 mmhg. Hal ini dilakukan untuk menghindari pasien mengalami shok atau pingsan ketika sudah mulai dibekam. Oleh karena itu, dianjurkan bagi orang yang sudah usia lanjut atau anak-anak untuk tidak di bekam.

 2. Wanita hamil pada usia kehamilan trismester atau tiga bulan awal masa kehamilannya tidak diperbolehkan melakukan bekam. Bahayanya jika dilakukan pembekaman pada wanita yang sedang hamil, akan mengganggu perkembangan janin yang sedang dikandungnya. Selain itu, wanita yang sedang haid atau nifas, tidak dianjurkan untuk melakukan bekam sampai kondisinya benar-benar stabil.


3. Pasien yang akan dibekam, sebaiknya tidak dalam keadaan kekenyangan atau ,dalam keadaan kehausan. Karena disaat itu, kondisi tubuh sedang tidak stabil.


4. Ketika proses pembekaman selesai, Sebaiknya anda tidak makan dan minum dengan porsi yang berlebihan, sangat dianjurkan untuk minum yang manis-manis saja, seperti madu yang bagus untuk meningkatkan stamina. Jangan minum dengan yang bersoda atau semacam sirup.


5. Ketika proses pembekaman selesai, sebaiknya anda jangan mandi dulu, minimal 2 jam dari setelah berbekam. Karena di saat itu, tubuh sedang  mengeluarkan suhu panas. 


6. Tidak membekam Orang yang sedang atau telah mendonorkan darah, atau korban kecelakaan, Di karenakan darah yang di keluarkan ketika donor darah .



Titik bekam yang terlalu banyak juga tidak baik untuk kestabilan kondisi tubuh, maksimal 17 titik yang bisa anda lakukan dalam sekali bekam
7. Sebaiknya tidak melakukan pembekaman pada pasien yang menderita sakit kulit atau alergi yang cukup parah. 
Contohnya seperti penyakit panu, kadas, kurap dan lain sebagai nya. sampai kondisi pasien benar-benar sembuh. Hindarilah membekam pasien di daerah permukaan kulit yang terdapat luka-luka kulit.

8. Jangan melakukan pembekaman pada daerah tubuh yang mengalami luka,seperti robeknya urat sendi, patah tulang, yang menderita tumor serta varises.


9. Ketika anda ingin membekam  seseorang / di bekam, sebaiknya tidak membekam terlalu keras pada daerah perut, karena perut merupakan organ tubuh yang lemah, 


10. Hindarilah membekam pada lubang-lubang alamiah tubuh, seperti mata, hidung, mulut, puting susu dan juga anus. Selain itu, beberapa titik lainnya yang tidak boleh dibekam yaitu bawah ketiak, leher bagian bawah telinga, selangkangan / pangkal paha bagian depan dekat kemaluan, serta tepat diatas pembuluh darah yang besar.


Penting bagi anda memperhatikan hal-hal tersebut sebelum proses pembekaman dimulai, agar tubuh menjadi lebih sehat dan segar.  Mudah-mudahan informasi ini memberikan manfaat yang besar buat kesehatan anda. 



                     " Mencegah Lebih Baik Dari pada mengobati "

Berikut Alat Yang Digunakan Untuk Berbekam ..


BEKAM PANGGILAN -  Bekam di rumah I Jasa Bekam Panggilan I Bekam daerah Cibubur Bekam di Jakarta .

Sebelum anda melakukan terapi bekam ini, sebaiknya anda mengecek terlebih dulu pada kelengkapan peralatan yang dibutuhkan saat berbekam nanti, agar dalam proses pembekaman berjalan dengan lancar.

Sangat penting bagi anda untuk mengetahui alat apa saja yang harus di persiapkan dan juga manfaat / kegunaan dari alat bekam tersebut.

Berikut ini beberapa alat yang harus anda persiapkan sebelum memulai pembekaman beserta kegunaannya :

1) Pompa Bekam
Berfungsi sebagai alat pegangan yang mempermudah untuk menarik kop bekam dari permukaan kulit.


Pompa Bekam

2) Kop Bekam
Kop bekam ini berfungsi untuk menarik kulit dan darah dari tubuh pasien. Untuk ukuran kop bekam ini memilik ukuran dan bentuk yang berbeda-beda.


Kop Bekam


3) Lancing Device
Digunakan untuk memasang lancet / jarum.


Lancing Device


4) Lancet / Jarum steril
Alat yang digunakan untuk pelukaan pada permukaan kulit (pada titik bekam).
Lancet / Jarum Steril


5) Minyak herbal
Berfungsi sebagai media pelembut kulit (dengan melakukan pemijatan ringan pada daerah anggota badan yang akan di bekam) dan berfungsi sebagai anti septic, contohnya minyak zaitun atau sejenisnya.


Minyak Herbal


6) Sarung Tangan
Berfungsi melindungi kontak langsung antara pembekam dan pasien dari zat-zat / materi berbahaya yang dapat merugikan kedua belah pihak.
Sarung Tangan


7) Masker
Masker digunakan sebagai media untuk proteksi terhadap penyebaran patogen dari pasien atau dari penterapisnya.
Masker


8) Kain Kassa
Digunakan untuk membersihkan lokasi pembekaman pada permukaan kulit pasien, baik sebelum atau sesudah pembekaman dari darah.


Kain Kassa

9) Baskom stainles
Digunakan untuk menampung KOP bekam yang sedang atau telah dipakai.
Baskom Stainles


10) Mangkok Stainles
Dapat digunakan untuk menampung sementara darah bekam.


Mangkok Stainles

11) Neir Beken
Berfungsi untuk menampung alat lencing device yang sedang digunakan.


Neir Beken


11) Nampan Stainles
Digunakan untuk menyimpan perlengkapan bekam, seperti kop, lancing device, lancet / jarum steril dan juga pompa bekam yang belum dipakai, dan perlengkapan lainnya.


Nampan Stainles


       Setelah proses pembekaman selesai, alat-alat bekam yang sudah digunakan tadi bisa langsung anda cuci, dengan menggunakan cairan Clorin seperti (bayclin, proclin dan sejenisnya). Hal ini penting dilakukan agar zat-zat berbahaya atau bakteri tidak menempel pada alat-alat bekam. Untuk menjaga kesterilan alat bekam, anda bisa menggunakan cairan Alkohol (70%)

Selain itu, anda juga bisa menyiapkan peralatan-peralatan lainnya yang membantu dalam proses pembekaman, seperti :
- Tisu (digunakan untuk membersihkan peralatan bekam yang belum atau sudah dipakai).
- Celemek dan penutup kepala,'seperti peci' (berfungsi untuk melindungi tubuh / baju si pembekam dari percikan darah bekam).
- Alat cukur rambut dan gunting (digunakan untuk menggunting rambut / bulu-bulu pada permukaan kulit, yang dapat menggannggu proses pembekaman.
- Tempat sampah (digunakan untuk menampung limbah / sampah berupa kain kassa, sarung tangan, tisu, dan masker yang sudah digunakan)